Rabu, 01 Juli 2015

BAB 1 KIR

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Air mineral merupakan kebutuhan pokok bagi kesehatan tubuh manusia sedangkan fungsinya sangat dibutuhkan dan tidak dapat digantikan dengan senyawa yang lain. Kandungan mineral yang terdapat dalam air putih memberikan sejumlah manfaat penting bagi kesehatan tubuh manusia.
Minum air pun bisa menjadi salah satu hal yang terbaik yang bisa manusia berikan kepada tubuh. Air yang cukup akan menjaga tubuh bekerja dengan baik, membantu tubuh mengeluarkan limbah yang perlu dikeluarkan, membantu meregulasi suhu tubuh, melindungi organ-organ vital, bahkan mempercerah penampilan. Manusia senantiasa kehilangan cairan tubuh melalui nafas, keringat, urin dan feses, terlebih pada daerah yang bercuaca panas seperti di Indonesia. oleh karena itu manusia harus senantiasa mengganti kehilangan cairan tersebut agar bisa tetap sehat.
Tubuh manusia terdiri dari 65% air. Kehilangan banyak air dari dalam tubuh akan mengakibatkan banyak masalah yang akan timbul, bahkan dapat menyebabkan kematian karena dehidrasi. Tubuh manusia membutuhkan setidaknya 2,5 liter air per hari yang setiap harinya kebutuhan air ini harus diganti dengan air yang baru. Diperkirakan dari sejumlah air yang harus diganti tersebut 1,5 liternya berasal dari air minum dan sekitar 1 liter berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi. Menurut dr. Luciana B.Susanto, MS. SpGK., spesialis gizi klinik dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UI, air merupakan komponen yang membentuk seluruh jaringan tubuh. Air membentuk 70% tubuh, 85% otak, 75% otot, dan 90% sel manusia.[1]
Ketika manusia dalam kesulitan bahan pangan dan air, manusia mungkin dapat hidup tanpa makan selama lebih dari 2 bulan. Namun, tanpa minum air manusia akan meninggal dunia dalam waktu kurang dari seminggu karena setiap harinya cairan tubuh manusia harus diganti. Kekurangan konsumsi air akan mengakibatkan dehidrasi dan menyebabkan kerusakan berbagai fungsi dari organ-organ tubuh manusia.
Jenis air minum bermacam-macam, ada air mineral biasa, soda, minuman bervitamin, jus baik asli maupun dalam kemasan pabrik. Kebanyakan dari masyarakat lebih menyukai minuman yang praktis dan langsung bisa dikonsumsi tanpa harus bersusah payah membuatnya terlebih dahulu. Masyarakat yang sering mengkonsumsi minuman instan tidak mudah membiasakan dirinya minum air mineral yang dibutuhkan tubuh, padahal air mineral merupakan kebutuhan yang vital untuk kesehatan tubuh.
Berdasarkan uraian permasalahan yang sering terjadi dalam masyarakat, maka dibutuhkan upaya dan cara untuk meningkatkan selera dalam mengkonsumsi air mineral dan sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang karena aktivitas sehari-hari manusia. Salah satu upaya untuk meningkatkan selera dalam mengkonsumsi air mineral adalah dengan menemukan alternatif sederhana yang memudahkan masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat. Penulis mengambil alternatif penyelesaian masalah di atas dengan penerapan infused water dalam kehidupan sehari-hari masyarakat karena dengan mengkonsumsi infused water masyarakat akan mendapatkan dua kemanfaatan secara bersamaan, yaitu pemenuhan cairan tubuh terpenuhi dan manfaat vitamin dalam buah pun dapat diperoleh.
Oleh karena itu, penulis akan membahas dan melakukan sebuah penelitian tentang “Infused Water sebagai Alternatif Pemenuhan Cairan Tubuh”.
B.  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas yang dapat diteliti adalah sebagai berikut:
1.    Apakah pengertian dari infused water?
2.    Apakah manfaat dari infused water?
3.    Bagaimana cara membuat infused water?
C.    Hipotesis Percobaan
·      Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan air mineral tubuhnya dengan menggunakan alternatif infused water.
·      Masyarakat dapat merasakan perubahan kesehatannya dan bisa mendapatkan kesegaran tubuh dari mengkonsumsi infused water.
·      Mengatasi masalah ketidaksukaan masyarakat dalam mengkonsumsi infused water.
·      Memberikan rasa dan sensasi pada air mineral sehingga masyarakat tidak bosan untuk meminum air mineral.
·       Dapat mengobati penyakit yang sering menyerang masyarakat.
D.    Metode Penelitian
m Tempat Penelitian
Pengambilan lokasi percobaan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Nahdlah, Pondok Petir, Bojongsari, Depok, Jawa Barat dan tempat tinggal penulis di Sidoreno, Way Panji, Lampug Selatan, Lampung.
m Sumber Data
Populasi penelitian ini melibatkan beberapa sample dari beberapa santri Al-Nahdlah dan keluarga penulis dengan meneliti perubahan yang dialami setelah mengkonsumsi infused water.
m Teknik Pengumpulan Data
Penelitian ini dilaksanakan dengan cara sebagai berikut :
ü  Melalui proses wawancara kepada beberapa orang yang telah mengkonsumsi infused water dan sample yang telah diteliti.
ü  Pengalaman penulis sendiri.
E.     Tujuan Penulisan
Tujuan Umum :
1.    Memenuhi tugas karya ilmiah sebagai syarat kelulusan pendidikan jenjang SMA tahun ajaran 2014/2015.
2.    Memberikan nilai keterampilan dalam bidang jurnalistik.
3.    Menanamkan sifat tanggung jawab terhadap tugas pada diri siswa.
Tujuan Khusus :
1)   Memberikan jalan alternatif dalam mengkonsumsi air mineral yang sangat diperlukan bagi kehidupan manusia.
2)   Mengetahui pentingnya mengkonsumsi air mineral.
3)   Mengetahui buah yang mengandung bahan-bahan bermanfaat bagi tubuh manusia.
4)   Mengetahui cara membuat minuman infused water.
5)   Mengetahui manfaat-manfaat minuman infused water.
F.     Manfaat Penulisan
A.    Bagi Penulis
Penulis dapat mengetahui manfaat infused water dan mengetahui cara penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.
B.     Bagi Masyarakat
Masyarakat dapat mengikuti cara hidup sehat di sela kesibukan mereka dan memberikan solusi bagi masyarakat yang tidak terlalu suka mengkonsumsi air mineral biasa.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar